Budidaya Ikan Nila di Indonesia

Ikan nila adalah jenis ikan yang hidup di air hangat dan deras. Sebelum memutuskan untuk membudidayakan ikan nila hendaknya dilakukan perencanaan yang matang. Ada baiknya memulai dengan peternakan yang sederhana terlebih dahulu atau yang sesuai dengan kemampuan kita sehingga gampang dalam mengurusnya. 

 

Nila adalah salah satu jenis yang paling populer dibudidayakan, suhu air adalah faktor yang harus dipantau dalam budidaya. Jika suhu air berada dibawah tingkat pertumbuhan 20°C, pertumbuhan ikan nila menjadi terganggu. Nila akan mulai mati jika suhu mendekati 10°C. 

 

Suhu ideal budidaya nila berkisar antara 27-30°C. Ada lebih dari 40 spesies ikan nila dan toleransi suhunya juga akan tergantung pada jenis ikan nila. Jika Anda tinggal di daerah dengan suhu rendah, budidaya ikan nila dalam rumah kaca adalah salah satu cara teknik rekayasa suhu sehingga nila dapat bertahan hidup. 

 

Anda juga dapat menggunakan pemanas air atau lokasi budidaya dalam ruangan untuk menjaga ikan tetap hangat. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa kebanyakan peternakan ikan nila komersial berada di daerah dengan suhu yang hangat, seperti Asia Tenggara. Dan yang membuat ikan nila menjadi jenis ikan yang populer dalam budidaya adalah karena keempukan dagingnya dan ukurannya yang besar dengan harga relatif murah. 

 

Sifat omnivora ikan nila juga merupakan sebuah kelebihan sehingga pakan ikan nila sangat mudah di dapat dan murah, membuat budidaya ikan nila menjadi lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Hal ini juga memudahkan bagi petani untuk memberi makan mereka karena makanan nila dapat ditemukan dengan mudah. 

 

Ikan Nila kebanyakan tumbuh bersamaan dengan sayuran dalam sistem aquaponik. Sayuran bisa mendapatkan keuntungan dari nutrisi limbah ikan nila karena membantu memurnikan air. Sayuran yang dimaksud termasuk kale (sejenis sayur sawi dan kubis), tomat, selada dan mentimun. 

 

Nila dapat dibudidayakan dalam lingkungan yang berbeda seperti keramba, kolam, tanki dan kolam arus. Beberapa petani perkotaan bahkan membudidayakan mereka dalam tong sampah atau bak. Metode paling sederhana dan umum dalam membesarkan ikan nila adalah di kolam ikan. 

 

Ikan nila dianggap sebagai spesies invasif karena mereka mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan spesies asli jika mereka dilepaskan begitu saja ke alam liar. Ini adalah salah satu alasan mengapa pertanian nila dibatasi atau bahkan dilarang di beberapa tempat. 

 

Semoga Bermanfaat!

 

 

 

 

 

 

 

Hubungi Customer Sales Representative kami di
Indah Sari Windu
Medan:
 Jl. Sutomo No. 560, Medan, Sumatera Utara, 20231, Indonesia

Surabaya: Pergudangan Tanrise Westgate Diamond, Blok B-16, Wedi, Gedangan, Sidoarjo 61254, Indonesia
Telp: 061 4571 224 

Up.Bima Apriandi

Telp: 0821 6844 3388

Please reload

Featured Posts

Pakan Udang Bernutrisi dari Campuran Molase dan Tepung Ikan

January 8, 2019

1/10
Please reload

Recent Posts
Please reload

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon