• Audri Rianto

Mengapa Petambak Melakukan Panen Dini Saat Kemarau Panjang?

Panen dini kerap kali dilakukan oleh petambak saat musim kemarau panjang. Menurut mereka, apabila proses budidaya dipaksakan seperti biasanya kemungkinan ruginya akan menjadi semakin besar. Tindakan ini tidak hanya berlaku bagi budidaya udang saja, tetapi juga pada budidaya ikan di air payau.


Sumber: kanalsatu.com

Berlatar belakang dari kejadian tersebut, muncul satu pertanyaan, apa yang terjadi pada tambak saat musim kemarau tiba? Ternyata, musim kemarau panjang dengan suhu udara yang tinggi dapat meningkatkan salinitas pada tambak. Kenaikan salinitas yang tidak terkontrol inilah yang selanjutnya akan mempengaruhi kehidupan udang sehingga tidak memungkinkan untuk dipanen pada waktunya.

Respon alami udang pada kadar salinitas yang terlalu tinggi ini ialah stres. Semakin tinggi tingkat stres udang, tentu metabolismenya juga akan semakin terganggu. Stres pada udang ini akan menyebabkan penurunan nafsu makan dan pada kondisi terburuknya udang bisa mati karena kelaparan.

Melakukan panen dini dianggap tepat demi mengurangi tingkat kerugian. Dengan melakukan panen dini, udang masih bisa dijual walaupun harganya akan menurun karena ukurannya yang belum mencapai target.

Cara Kemarau Meningkatkan Salinitas

Sebagai negara tropis, Indonesia dikenal memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Kedua musim tersebut dapat menyebabkan fluktuasi salinitas pada tambak. Terlebih musim kemarau yang dinilai sangat sulit untuk dikendalikan karena akan dengan mudah menguapkan air tambak yang berakibat kepada penyusutan volume air.

Selanjutnya, penyusutan volume air akibat penguapan yang terjadi terus menerus ini mengubah air tambak menjadi kristal garam. Penumpukan kristal garam pada tambak inilah yang kemudian dapat meningkatkan kadar salinitas.

Deteksi Dini

Untuk mendeteksi lebih awal penurunan kadar salinitas ini, petambak dapat memperhatikan 3 ciri, yaitu:


Air Tambak Surut

Air tambak yang mulai surut menandakan bahwa penguapan air berjalan lebih cepat. Jika Anda sudah mendeteksi ini, maka segera lakukan pemantauan kadar salinitas agar Anda bisa mengambil langkah tepat untuk mencegahnya.

Adanya Kristal Garam

Tanda selanjutnya yang dapat Anda amati adalah adanya kristal garam pada dinding tambak. Kristal garam ini akan terlihat seperti kerak-kerak putih yang menempel pada dinding tambak.

Udang Lesu

Perhatikan perilaku udang, apabila udang terlihat lesu serta menjadi pasif pergerakannya maka itu bisa saja menjadi indikasi bahwa udang mengalami stres dan peningkatan salinitas bisa memacu hal tersebut.

Baca Juga:

65 tampilan

CONTACT US

061-4571224

061-4571571

061-4534443

Medan - Head office:

Jl. Sutomo no. 560, Medan 20231

Indonesia

  • Facebook Social Icon
  • Google+ Social Icon
  • YouTube Social  Icon